Mungkin ini juga karena kesalahanku. Tubuhku bergetar karena ketakutan dan Aku mulai kembali meronta. Desi porn Siasia saja melawan gerakan Iyan yg kuat apalagi ku rasakan cengkeraman di kedua tanganku makin erat, membuat aku semakin putus asa, akhirnya Kubiarkan suyo menjilati liang kewanitaanku. Percuma. Aku hanya memejamkan mata sambil terus menangis sesenggukan, tidak sanggup menatap wajah pemerkosaku. Entah sudah berapa kali aku di gilir oleh mereka malam itu.. Dilumatnya bibirku dengan ketat, Aku diam membiarkan, tak berreaksi.Bibirnya melumat habis bibirku, Aku masih mematung, tak membalas lumatannya juga tak berdaya untuk melepaskannya Lalu lidahnya mulai menyapunyapu bibirku dan diselipkan ke mulutku. Tiba tiba Iyan mengangkat punggungku dan mempercepat gerakannya.Ohh.. Sementara tangan kirinya meremasi buah dada kananku.Aku benarbenar bagai boneka yg diam saja, padahal bahaya mengancamku. Juga benci kepada tubuh Iyan yg menindihku, aku marah. gumanku lemah, saat Iyan mulai melepaskan kancing kemejaku, aku masih sesenggukan. Sehingga aku Makin tidak dapat bergerak. Iyan kemudian merangkak dan mulai menindihku.Jangan..!!




















