Tetapi aku diam saja. XXX Hindi Katanya untuk aku. Sekilas
teringat dibenak aku wajah suami dan anak aku. Aku menolak dengan keras. Aku terkejut
mengetahui bahwa Kholis yang aku kira alim ternyata menyenangi membaca majalah ‘begituan’.Lebih terkejut lagi ketika aku membaca isinya. Aku masih ingin menggali kenikmatan demi kenikmatan yang
dapat diberikan olehnya kepada aku. Disana ia duduk di tempat tidur
membaca buku kuliahnya. Aku
sendiri sudah tidak dapat menghitung berapa banyak mengalami orgasme. Mereka lantas menawarkan aku untuk mencicipinya. Pernah Kholis melihat aku memandangi Miko saat dia menggunakan
internet, kemudian dia tanya kepada aku, apa aku kepingin tahu.Miko yang mendengar lalu menyuruh Kholis untuk mengajari aku menggunakan komputer dan internet. Dulu aku membayangkan akan mencium atau merasakan hal-hal yang
tidak enak. Aku tahu suami aku
sangat mencintai aku. Aku
harus mengurus anak aku. Aku tanyakan langsung kepadanya sebenarnya apa sih maunya. Hanya pada saat aku keluar,
diatas meja sudah ada lilin. Suami aku setuju saja. Aku diperlakukan dengan baik oleh keduanya. Aku hanya bisa memejamkan mata aku.




















