Berangsur turun ke puser perut dan kelubang kenikmatan.“ Okhh..okkhhhh……..mas …….nikmat……..akhhkk…….” Tak kuasa Fenny menahan erangannya. Desi porn “ Ahh… mbak koq liat aja, ini kan gara-gara mbak juga “. kan hari sudah mulai gelap tentunya sulit mencari alamat saudaranya waktu begini “ tanyaku.“ Entahlah mas soalnya saya tidak punya cukup uang jika harus menginap di penginapan” Jawab Fenny dengan sedikit kebingungan.“Bagaimana jika kita menginap dulu di penginapan tempat saya menginap, esok hari baru kita sama-sama mencari alamat saudara mbak itu !” Tawarku kepada Fenny.“Tapi mas apa tidak merepotkan ?” tanyanya dengan nada ragu tapi mau.Kujawab “ Ya …enggak lah ….kan mbak Fenny sudah menolong saya jadi tidak ada salahnyakan jika saya membalas pertolongan itu ….” Jawabku sembari dalam hati bersorak YESS……….. Tanya wanita itu . Tidak ada jawaban atau kata yang keluar dari mulut Fenny selain desahan nafas yang semakin memburu tidak teratur, menandakan Fenny sudah mulai horny selanjutnya tanganku turun meraba perut dan terus menemukan rimbunan bulu-bulu tebal diantara dua lembah yang terasa mulai lembab selanjutnya mencair oleh lelehan air kenikmatan wanita yang sedang mendaki kearah puncak kenikmatan.Tidak




















