Akupun dilahirkan dalam lingkungan yang memegang teguh agama dan adat jawa. Setiap hari aku kekantor kadang diantar Mas Hendarto dan kadang aku nyetir sendiri.Suatu saat aku pulang kantor dan mau kerumah, aku tanpa sengaja menyerempet sebuah sepeda yang dikemudikan oleh seorang lelaki paro baya. XXX Hindi Jum’at sore saat ia menjemputku, entah kenapa aku minta Pak Ramzy untuk mampir dulu untuk singgah di sebuah restoran. Tak ada lagi rasa nikmat yang aku rasakan saat Mas Hendarto mencumbuku dan mensebadaniku.Hatiku skemudian terbayang wajah Pak Ramzy. Dan akhirnya ia hujamkan kejantanannya kekemaluanku berkali kali. “Aku merasa tak enak.. Beberapa saat kemudian aku di suruh berpakaian dan berbenah seperti biasa lagi. Badanku saat itu penuh dengan keringat dan bercampur dengan keringat Pak Ramzy. Aku terdiam dan Pak Ramzypun berkata,
“ibu,,, kejam dan tak bertanggung jawab”. kalau ndak salah ibu dulu, nabrak saya dengan mobil ini kan?”.. ,hingga derit dipan itu terdengar. Badan mulusku dijamah Pak Ramzy berulang ulang, hingga akhirnya ia pancarkan cairan hangat itu didalam kemaluanku, ada rasa hangat dan tegang saat ia sampai klimaks.




















