Sang Direktur hanya datang pada waktu-waktu tertentu saja untuk menemui Ayu. Desi XXX Perlahan, disusurinya perut, pusar dan pinggangku dengan lidahnya.“Eeemmhh…Mbak!” desah Faried yang merasakan geli-geli nikmat yang membuatnya merinding. Kemaluannya berdenyut-denyut di dalam liang kemaluan Ayu. Abang gak akan pernah tahu ukuran dan nilai kebahagiaan bagi saya seperti apa. Ia arahkan gerbang kewanitaannya ke arah mulutnya. Dengan rambut sebahu, wajah oval proporsional, hidung bangir, kulit putih dan postur tubuh ramping semampai, Ayu tampil mempesona mata setiap pria yang melihatnya, termasuk dirinya. Bang Faried?” wanita itu membuka suara duluan.“Iya…Ayu kan?” yang dijawab wanita itu dengan anggukan kepala.Tidak banyak yang berubah pada wanita itu, ia tetap cantik dan tubuhnya masih langsing walau telah memiliki anak. Malam ini nginep aja di sini…hujannya juga belum berhenti!” tawar Ayu“Eerrr…Mbak!” Faried menepuk pundak Ayu yang membelakanginya“Iya…eeemmm!”Saat Ayu menoleh, Faried mencuri sebuah ciuman dan dibopongnya Ayu ke arah tempat tidurnya yang berukuran queen size dengan warna serba pink. Kopi? Kebersamaan dengan wanita penghibur kelas atas itu selama ini, tanpa sadar membangkitkan rasa cinta dan keinginan melindungi dalam hatinya.















