aku berkata dengan susah payah.Tanganku berusaha melepaskan cengkraman tangan Pak Darmawan, tapi tenaganya sangat kuat.Gilang! Pak Darmawan membuka buku catatannya yang bersampul kulit. Desi XXX Bagas kembali bersuara. Intinya, perjanjian tersebut berisi pernyataan bahwa aku bersedia menjadi budak seks Pak Darmawan dan Gilang selama enam bulan dan tidak memberitahukan masalah ini pada orang lain. Pak Darmawan membuka buku catatannya yang bersampul kulit. Apalagi Pak Darmawan sudah berumur, pasti rasanya tidak enak kalau aku harus berhubungan seks dengannya.Kaget kenapa ada Bagas? Tubuhku tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 160 cm. Aku juga mengenakan blazer walaupun hanya memakai tank top sebagai dalaman. Buka semua baju lo!Aku yang gelagapan lalu berdiri dan mulai membuka bajuku perlahan-lahan. B-Bagas?Gue? Terus sekarang lo mau gimana? G-Ganti topik, Pak?Iya, ganti topik. Gue mau pulang!Diem lo lonte! Masukin kontolnya Tuan, emmmhhhh.Pak Darmawan terkekeh. Tidak pernah terlintas dalam pikiranku bahwa seseorang yang kuhormati sebagai dosen akan berkata seperti itu padaku.I-Iya Pak.Jawab yang bener.Udah pernah Pak. lelaki itu balas tersenyum padaku.




















