“Karena apa Dok disentri itu ?” Sepasang pahanya masih terbuka. XXX Hindi Tak lama kami berpagutan, karena .. Dan, ketika aku iseng memeriksa file-file pasien, aku baru menyadari bahwa 70 % pasienku adalah ibu-ibu muda yang berumur antar 20 – 30 tahun. Ternyata di bawah rambur kelaminnya, tampak sebagian clit-nya yang berwarna merah jambu juga ! “Trus mulesnya . Kini sepasang buah sintal itu terbuka seluruhnya. Bahkan dia merintih, amat pelan, sambil merem ! Kalau tidak kuteruskan, berarti aku menolak keinginan pasien, dan terus terang rugi juga dong . “Mas mau lagi .?”
“Ah . Tubuh yang amat basah oleh keringatnya, dan keringatku juga. ini sih engga beres nih. ayolah .” Tangannya meremas celana tepat di penisku
“Ih kerasnya ..”
“Engga bisa dong Bu ..’
“Dokter udah siap gitu .”
“Iya .. Tak bisa diteruskan nih, reputasiku yang baik selama ini bisa hancur. Memegang HP berdiri agak menjauh membelakangiku, masih bugil, dan bicara agak berbisik. Cup-nya mengendor. engga apa-apa … cuman kagum” Ah !




















