Lalu ia menarik tanganku menuju ke kamarnya, tapi aku melepaskan pegangannya lalu menggendongnya dengan kedua tanganku. Desi porn Jangan-jangan ini cewek simpanan, pikirku. Ternyata adalah Ayu. aahh..!” hanya desisan saja yang menjadi jawaban atas perlakuanku itu. Tiba-tiba dia menjerit histeris, “Oohh… sshh… sshh… sshh…”
Ternyata dia sudah keluar, aku terus menggenjot pantatku semakin cepat dan keras hingga menyentuh ke dasar liang senggamanya. aduhh.. aahh..” dan, “Aagghh.. “Pelan-pelan Ton, masih sakit nih..!” katanya meringis. “Ayu, apa elu tidak menyesal perawan elu gua tembus..?”
“Ton, gua rela kalau elu yang ngambil perawan gua, bagi gua di dunia ini cuma ada kita berdua aja.”
Tanpa ragu-ragu lagi langsung kutusuk penisku dengan kuat, rasanya seperti ada sesuatu yang robek, mungkin itu perawannya, pikirku. Dia sepertinya orang yang berjiwa seniman, pikirku. Aku mempunyai seorang paman yang belum menikah. “Ala, gitu aja pake surprise segala, yah udah entar gua ke tempat elu, kira-kira jam 6, alamat elu di mana?”
Lalu Ayu bilang, “Nih catet yah, apartment XXX (edited), lantai XX (edited), pintu no. Pamanku ini bisa dibilang rada telat untuk menikah karena waktu itu ia berusia 42 tahun.




















